“Bunga matahari selalu mengikuti kemana arah matahari.” --- Hujan tadi sore menemani saya menikmati segelas teh hangat dan roti coklat. Akhirnya saya selesai membaca “Morning Light”. Sebuah buku hadiah ulang tahun dari sahabat saya. Buku, hadiah tepat yang benar-benar saya sukai. Buku ini menyadarkan saya, bahwa kadang kala, kita bersikap layaknya bunga matahari, selalu mengikuti kemana arah matahari. Setiap orang pasti memiliki panutan dalam hidupnya. Seorang panutan yang benar-benar ia banggakan. Seorang panutan yang ingin ia raih. Aku mengaguminya, salut padanya setiap waktu, hingga tanpa sadar, berusaha mati-matian untuk menjadi seperti sang matahariku. Berusaha demikian kerasnya, berharap bisa meraihnya. Melakukan apa yang dia lakukan, menyukai apa yang dia sukai, mengikuti caranya berpikir, begitu terpesona hingga tak sadar hanya mengejar bayang-bayang matahariku. Menghabiskan waktu dan tenaga untuk mendongak padanya hingga sadar akan kemampuanku sendiri. Hin...
setiap cerita punya ruang sendiri di dalam hati

Komentar
Posting Komentar